Satu Dekade Solo Batik Carnival

Solo Batik Carnival (SBC) adalah sebuah even tahunan yang diadakan oleh pemerintah Kota Surakarta dengan menggunakan batik sebagai bahan utama pembuatan kostum. Para peserta karnaval akan membuat kostum karnaval sesuai dengan tema-tema yang telah di tentukan. kemudian peserta akan mengenakan kostumnya sendiri dan berjalan di atas catwalk yang berada di jalan Slamet Riyadi.

SBC yang pertama ini dihelat pada tanggal 13 April 2008 dan menyusuri jalan Slamet Riyadi mulai dari Purwosari hingga ke Balaikota Solo. Karnaval yang dibuka oleh Ibu Mari Elka Pangestu (Menteri Perdagangan) ini diawali kelompok Jember Fashion Carnaval berjumlah 52 orang yang dipimpin oleh presiden JFC Dynand Fariz, disusul para peserta dari Solo sendiri yang berjumlah 247 orang dan terdiri dari banyak elemen masyarakat: mahasiswa, pelajar, dosen, seniman, ibu rumah tangga, hingga anak-anak.
Bahan pakaian batik yang digunakan tak hanya kain, namun juga terpal, jaring, kertas karton, keping CD, gelas plastik, balon tiup, hingga bulu ayam. Dengan iringan musik, para model dadakan yang mengenakan kostum bertema wayang dan berwarna hitam, merah, hijau, dan putih ini menari dan melakukan berbagai gerakan atraktif sepanjang rute sejauh 4,2 km, menuju Balaikota Solo.

SBC pada tanggal 19-20 Februari 2010 mengikuti Festival Chingay di Singapura dan juga tampil pada pesta budaya Tong-Tong di Den Haag, Belanda, pertengahan April 2010.

Sedangkan untuk edisi ke 10 tahun ini Solo Batik Carnival (SBC) yang akan digelar pada, Sabtu 15 Juli 2017, mengusung tema besar “Astamurti Kawijayan”, yaitu sebuah bentuk kejayaan dari SBC itu sendiri.

SBC ke 10 nantinya akan melibatkan ratusan peserta, yang masing-masing peserta akan menampilkan kreasi kostum batik sesuai ketentuan panitia.
Ada enam jenis kostum, yaitu sekar jagad, wayang, Jawa dwipa, topeng panji, legenda, dan jatayu.
SBC tahun ini menjadi sangat spesial lantaran turut diramaikan juga oleh peserta dari Jember Fashion Carnival (JFC) dan Cirebon Caruban Carnival.

Solo Batik carnival exibition sendiri akan dihelat pada 14,15 dan 16 Juli 2017. Sedangkan untuk grand carnival nya yaitu pada, 15 Juli 2017 pukul 14.00wib.

Rute karnaval akan menempuh jarak sekitar 3 kilometer, berawal dari Stadion Sriwedari di Jalan Bhayangkara, melintasi jalan Slamet Riyadi, dan berakhir di Benteng Vastenburg.
“Peserta akan melakukan performing di panggung Jalan Bhayangkara dan di Ngarsopuro, di Ngarsopuro akan diiringi tabuhan dari Gilang Ramadhan School Drum.”

Copyright © 2017 NgopiBener, All rights reserved.