Gudeg Bu Mari “Gurih dan Pedas”

Gudeg Bu Mari – NgopiBener

GUDEG identik dengan Yogyakarta, tetapi jenis masakan berbahan nangka muda ini juga dikenal dalam khazanah kuliner Kota Solo. Tersebutlah, Gudeg Bu Mari yang melegenda setelah konsisten menemani lidah penggemarnya selama 60 tahun.

Warung Spesial Nasi Gudeg Bu Mari yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Solo, Jawa Tengah, dapat menjadi pilihan tepat berwisata kuliner.
Salah satu keunggulannya adalah warung ini buka 24 jam full.

Rata-rata pengunjung yang datang berasal dari Jawa Timur namun juga banyak yang datang dari luar pulau seperti Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Tangerang, Jakarta, dan lain-lain.

Mbak Atik, pemilik warung mengatakan bahwa warungnya paling ramai jika tengah libur panjang atau weekend.

“Paling ramai ya weekend, tanggal merah, lebaran itu tamu-tamu dari luar kota datang semua,” ujarnya.

Ciri masakan gudeg di Warung Bu Mari ini yaitu rasa pedas dan gurih, berbeda dengan selera banyak orang Yogyakarta dan Solo yang menyukai makanan serba manis. Rasa pedas makanan ini bukan berasal dari gudeg melainkan dari kuah sambal goreng yang dibuat sangat pedas.
Jika masih kurang pedas, warung ini sudah menyediakan cabai yang bisa diambil sesuai kebutuhan.

Dalam sehari, Mbak Atik dapat menghabiskan sekitar 20 kilogram nangka muda dan jika hari merah seperti lebaran warung Spesial Gudeg Bu Mari ini dapat menghabiskan sekitar 80 kilogram nangka muda.
Pembeli dapat memilih lauk-pauk apa pun di warung ini, namun harga setiap lauk-pauknya berbeda-beda.

Harga untuk nasi gudeng plus lauk pauk yaitu dengan paha ayam harganya Rp 25.000, nasi gudeg dengan ceker Rp 25.000, nasi gudeg ayam suwir Rp 17.000, nasi gudeg dengan telor Rp 15.000 sedangkan nasi gudeg dengan tahu Rp 13.000.

Satu porsi nasi gudeg ceker ini berisi 10 potong ceker yang teksturnya sangat lunak. Selain gudeg, menu makanan berupa bubur lemu juga disajikan di warung ini.

Warung ini termasuk populer di kalangan tokoh dan artis nasional karena terdapat banyak foto-foto artis dan tokoh yang dipajang di atas meja besar antara lain Hatta Rajasa, Irfan Hakim, dan Amien Rais.

Copyright © 2017 NgopiBener, All rights reserved.